Jumat, 27 Agustus 2021

Catatan Faizal Amri

 Wanita mencintai menggunakan hatinya sedangkan pria mencintai menggunakan logikanya, ini dibenarkan oleh pujangga arab.

Tapi tidak sepenuhnya benar karena seperti manusia pada umumnya wanita juga memiliki logika yang perlu diwaspadai saat dia menggunakan logikanya di akalnya itu.

Siapapun memang seharusnya waspada ketika seseorang yang dihadapinya menggunakan logikanya, karena biasanya orang yang menggunakan logikanya dia akan lebih berfikir kritis untuk persoalan yang dihadapinya.

Didalam cinta antara pria dan wanita memilik kelemahan yang berbeda. 

Kelemahan cinta pada pria adalah mata, saat mata pria melihat yang indah indah dia akan menggunakan hatinya untuk mengungkapkan perasaanya, dan saat mata pria melihat hal yang kurang nyaman dilihat dia akan merespon menggunakan logikanya, yang artinya dia akan berfikir kritis untuk persoalan itu.

Kemudian kelemahan cinta pada wanita adalah kuping, saat wanita mendengar puisi, sajak pujian atau lagu lagu sendu maka hatinya akan merespon baik, dan saat kuping wanita mendengar kalimat kotor, ghibah, dan keputusasaan yang lainya maka logikanya aktif sempurna dan berfikir kritis sampai ke akar.

Sebaik baik insan mencintai adalah yang lillahita'ala, dan bila insan menyadari kelemahan satu sama lain dan mampu mengaplikasikan kedalam perjalanan cintanya maka ini dapat meminimalisir percerai beraian suatu hubungan.

Semoga semua makhluk berbahagia 🙂



Tidak ada komentar:

Posting Komentar